SUMEDANG, Kamis (21 Mei 2026) — Sebanyak 15 peserta mengikuti Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) Tata Boga tipe Silver 150 Jam Pelajaran (JP) yang diselenggarakan LPK Prestatif di Kecamatan Cimalaka, Kabupaten Sumedang, Kamis (21/05/2026). Program hasil kerja sama dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah tersebut bertujuan membekali peserta dengan keterampilan tata boga sekaligus membentuk jiwa kewirausahaan agar mampu mandiri secara ekonomi.
Kegiatan pembukaan program dihadiri dan dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang PAUD dan Dikmas Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang. Program tersebut merupakan tindak lanjut Surat Keputusan Pejabat Pembuat Komitmen Direktorat Kursus dan Pelatihan Kemendikdasmen Nomor 34 Tahun 2026 terkait penetapan lembaga penerima bantuan pemerintah Program PKW Tipe Silver Tahap VI.
Dalam keputusan tersebut, LKP Prestatif Sumedang ditetapkan sebagai salah satu penerima bantuan pemerintah dengan jenis keterampilan Pastry & Bakery (Bakery & Street Food).
Penanggung Jawab Program PKW LPK Prestatif Sumedang, Ati Rohaeti mengatakan, pelatihan dirancang untuk memberikan keterampilan praktis sekaligus menumbuhkan kemampuan berwirausaha bagi peserta.
“Hari ini kita melaksanakan pembukaan Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha hasil kerja sama LKP Prestatif dengan Kemendikdasmen. Kegiatan ini bertujuan memberikan pelatihan kepada peserta agar mereka dididik dan dilatih menjadi wirausahawan,” ujarnya.
Menurut Ati, peserta tidak hanya menerima materi teori, tetapi juga praktik langsung di bidang tata boga, khususnya Pastry & Bakery.
“Mereka nanti diberikan teori dan praktik. Harapannya setelah lulus bisa menjadi wirausahawan yang mampu membuka peluang kerja, bukan hanya untuk dirinya sendiri tetapi juga bagi orang lain,” katanya.
Ia menjelaskan, mayoritas peserta berasal dari Kabupaten Sumedang dan telah memenuhi persyaratan usia produktif sesuai ketentuan program.
“Kami diberi amanah oleh pemerintah untuk 15 peserta yang memenuhi syarat. Peserta sebagian besar berasal dari Sumedang,” tambahnya.
Ati menyebutkan, program PKW yang diselenggarakan tahun ini merupakan pelaksanaan kedua setelah sebelumnya digelar pada 2024 dengan jumlah peserta sebanyak 20 orang.
Ia berharap pemerintah terus memperluas program pelatihan keterampilan bagi masyarakat usia produktif, terutama bagi mereka yang belum bekerja atau belum memiliki kompetensi sesuai kebutuhan dunia kerja.
“Dengan program ini pemerintah hadir memberikan pelatihan kepada masyarakat agar mereka bisa menjadi wirausahawan, mandiri secara ekonomi, dan mampu membuka peluang kerja bagi yang lain,” ungkapnya.
Sementara itu, Kabid PAUD dan Dikmas Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang, Elis Suprihatin Herliani mengapresiasi keberhasilan LKP Prestatif memperoleh Program PKW Tipe Silver Tahun 2026.
“Saya ucapkan terima kasih kepada Kursus Prestatif Kabupaten Sumedang yang telah berusaha mendapatkan program PKW jenis Silver ini. Program ini tidak mudah untuk didapatkan,” katanya.
Elis berharap program tersebut mampu mencetak calon wirausahawan yang disiplin, kreatif, inovatif, serta memiliki tanggung jawab dalam menjalankan usaha.
Menurutnya, Program PKW menjadi salah satu upaya pemerintah membuka akses mata pencaharian bagi masyarakat agar memperoleh pekerjaan dan penghidupan yang layak.
“Ini salah satu cara kita memberikan peluang mata pencaharian supaya mereka mendapatkan pekerjaan yang layak untuk penghidupan yang layak pula,” pungkasnya.***










